Penyesalan Yang Tak Berguna.

“Atau supaya jangan ada orang berkata ketika melihat adzab, sekiranya aku mempunyai kesempatan lagi, tentulah aku masuk golongan yang berbuat kebaikan. Tidak, sungguh telah datang ayat-ayat-Ku kepadamu, kamu mendustakannya, kamu menyombongkan diri, dan adalah kamu termasuk orang-orang yang kafir.” (QS. Az-Zumar: 58-59)

Bila kita mengingat betapa singkatnya jatah hidup yang diberikan Allah SWT kepada kita, mulai dari alam rahim, bayi, anak-anak, remaja, dan seterusnya. Maka betapa sangat rugi jika kita masih terlena dengan gemerlapnya dunia, sementara usia yang terbatas ini terus berjalan tanpa ada kesempatan untuk mengulang kembali. Firman Allah diatas menjelaskan, bahwa diakhirat nanti ada manusia yang baru menyadari kesalahan dan kelalaian mereka setelah mereka melihat adzab dengan mata kepala mereka sendiri.

Ketika itulah mereka menyesal dan memohon kepada Allah SWT agar mereka diberikan kesempatan untuk dihidupkan kembali dan memperbaiki diri. Mereka berkata; “Lau anna karratan faa kunna minal muhsinin = Sekiranya aku mempunyai kesempatan lagi, tentulah aku masuk golongan yang berbuat baik.” Tetapi, Allah SWT dengan tegas mengatakan; “Bala, qad ja’aatka aayaatiy fakazzabta biha wastakbar ta wa kunta minal kaafirin = Tidak, sungguh telah datang ayat-ayat-Ku kepadamu, kamu mendustakannya, kamu menyombongkan diri, dan adalah kamu termasuk orang-orang yang kafir.” Dalam ayat lain dijelaskan, setelah adzab di depan mata barulah mereka menyesal dan berkata; “Mengapa aku tidak menyembah (Tuhan) yang telah menciptakanku dan hanya kepada-Nya-lah kamu (semua) akan dikembalikan.” (QS. Yaasin: 22)

Penyesalan yang tak berguna, sekarang inilah kesempatan yang paling baik untuk beriman dan beramal shaleh. Sebab, jika jiwa sudah berpisah dari dari raga, maka tidak ada lagi kesempatan untuk hidup kembali guna memperbaiki diri. Allah SWT dengan sifat kasih dan sayang-Nya selalu berupaya mengingatkan agar kita sadar bahwa dunia ini fana, dan kehidupan yang kekal adalah kehidupan akhirat. Salah satu bentuk Maha Kasih dan Maha Sayang Allah yang diberitakannya kepada kita hamba-hamba-Nya adalah tentang apa saja yang akan kita alami dikehidupan akhirat. Dengan berita itu, maka kita hendaklah berhati-hati agar tidak terjebak memperturutkan hawa nafsu, mengikuti bujuk rayu syaitan. Firman Allah SWT: “Bukankah Aku telah memerintahkan kepadamu hai Bani Adam supaya kamu tidak mengikuti syetan. Sesungguhnya syetan itu adalah musuh yang nyata. Dan hendaklah kamu menyembah-Ku, inilah jalan yang lurus.” (QS. Yaasin: 60-61)

Meskipun kita selalu berbuat dosa dan maksiat, tetapi Allah SWT tetap sayang kepada kita. Allah SWT panjangkan umur kita, agar kita mempunyai kesempatan. Tetapi kitalah yang zalim terhadap diri sendiri, terlena oleh kehidupan dunia, dan kesempatan yang kita miliki tidak dimanfaatkan untuk memperbaiki diri, bertaubat dan beramal shaleh. Allah SWT berfirman: “Dan janganlah sekali-kali kamu mengira Allah lalai dari apa yang diperbuat oleh orang-orang yang zalim. Sesungguhnya Allah memberi mereka kesempatan (waktu) sampai hari yang pada waktu itu mata mereka terbelalak.” (QS. Ibrahim: 42)

Sesungguhnya segala sikap dan perbuatan kita dalam menjalani kehidupan selalu dalam pengawasan Allah SWT, dan tak satupun luput dari catatan malaikat yang berada disebelah kanan dan kiri kita, yang selalu mendamping dan mengawasi segala perbuatan kita. Tidak ada sistem pengawasan yang lebih canggih dan akurat, selain pengawasan malaikat. Allah SWT berfirman: “Sesungguhnya Kami menghidupkan orang-orang mati dan Kami menuliskan apa yang mereka kerjakan dan bekas-bekas yang mereka tinggalkan. Dan segala sesuatu Kami kumpulkan dalam Kitab Induk (Lauh Mahfuzh).” (QS. Yaasin: 12)

Marilah kita manfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya, karena jika saatnya tiba tidak ada satupun yang menghalang-halanginya, tidak dapat di mundurkan juga tidak di majukan. Oleh karena umur ini tidak dapat di tambah juga tidak dapat di ulang, maka kesempatan yang sekaligus modal satu-satunya ini hendaklah kita gunakan dengan baik. Yaitu dengan menjalani kehidupan tersebut diatas jalan hidup yang benar. Seperti selalu yang kita pinta “Ihdinas shirathal mustaqiim.”

Tinggalkan sebuah Komentar

Wanita Ahli Surga dan Ciri-Cirinya.

Setiap insan tentunya mendambakan kenikmatan yang paling tinggi dan abadi. Kenikmatan itu adalah surga. Didalamnya terdapat bejana-bejana-bejana dari emas dan perak, istana yang megah dengan dihiasi beragam permata, dan berbagai macam kenikmatan lainnya yang tidak pernah terlihat oleh mata, terdengar oleh telinga, dan terbetik di hati. Dalam Al-Qur’an banyak sekali ayat-ayat yang menggambarkan kenikmatan-kenikmatan surga. Diantaranya Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman: “(Apakah) perumpamaan (penghuni) surga yang dijanjikan kepada orang-orang bertaqwa yang didalamnya ada sungai-sungai dari air susu yang tidak berubah rasanya, sungai-sungai dari khamar (arak) yang lezat rasanya bagi peminumnya, dan sungai-sungai dari madu yang disaring dan mereka memperoleh didalamnya segala macam buah-buahan dan ampunan dari Tuhan mereka, sama dengan orang yang kekal dalam neraka dan diberi minum dengan air mendidih sehingga memotong-motong ususnya.” (QS. Muhammad: 15)

“Dan orang-orang yang paling dahulu beriman, merekalah yang paling dulu (masuk surga). Mereka itulah orang yang didekatkan (kepada Allah). Berada dalam surga kenikmatan. Segolongan besar dari orang-orang yang terdahulu dan segolongan kecil dari orang-orang yang kemudian. Mereka berada diatas dipan yang bertahtakan emas dan permata seraya bertelekan diatasnya berhadap-hadapan. Mereka dikelilingi oleh anak-anak muda yang tetap muda dengan membawa gelas, cerek, dan sloki (piala) berisi minuman yang diambil dari air yang mengalir, mereka tidak pening karenanya dan tidak pula mabuk dan buah-buahan dari apa yang mereka pilih dan daging burung dari apa yang mereka inginkan,” (QS. Al-Waqiah: 10-21)

Disamping mendapatkan kenikmatan-kenikmatan tersebut, orang-orang yang beriman kepada Allah kelak akan mendapatkan pendamping (istri) dari bidadari-bidadari surga nan rupawan yang banyak dikisahkan dalam Al-Qur’an Yang Mulia, diantaranya: “Dan (didalam surga itu) ada bidadari-bidadari yang bermata jeli laksana mutiara yang tersimpan baik.” (QS. Al-Waqiah: 22-23)

“Dan didalam surga-surga itu ada bidadari-bidadari yang sopan, menundukkan pandangan, tidak pernah disentuh oleh manusia sebelum mereka (penghuni surga yang menjadi suami mereka) dan tidak pula oleh jin.” (QS. Ar-Rahman: 56)

“Seakan-akan bidadari itu permata yakut dan marjan.” (QS. Ar-Rahman: 58)

“Sesungguhnya Kami menciptakan mereka (bidadari-bidadari) dengan langsung dan Kami jadikan mereka gadis-gadis perawan penuh cinta lagi sebaya umurnya.” (QS. Al-Waqiah: 35-37)

Rasulullah Shallallhu ‘Alaihi Wa Salam menggambarkan keutamaan-keutamaan wanita penduduk surga dalam sabda beliau: “Seandainya salah seorang wanita penduduk surga menengok penduduk bumi niscaya dia akan menyinari antara keduanya (penduduk surga dan penduduk bumi) dan akan memenuhi bau wangi-wangian. Dan setengah kerudung wanita surga yang ada dikepalanya itu lebih baik dari pada dunia dan isinya.” (HR. Bukhari dari Anas bin Malik Radliyallahu ‘anhu)

Dalam hadits lain Rasulullah SAW bersabda: “Sesungguhnya istri-istri penduduk surga akan memanggil suami-suami mereka dengan suara yang merdu yang tidak pernah didengarkan oleh seorangpun. Diantaranya yang di dendangkan oleh mereka: “Kami adalah wanita-wanita pilihan yang terbaik, istri-istri kaum yang termulia. Mereka memandang dengan mata yang menyejukkan.” Dan mereka juga mendendangkan: “Kami adalah wanita-wanita yang kekal, tidak akan mati. Kami adalah wanita-wanita yang aman, tidak takut. Kami adalah wanita-wanita yang tinggal, tidak akan pergi.” (Shahih Al-Jami’ 1557)

Apakah ciri-ciri wanita surga. Apakah hanya orang-orang beriman dari kalangan laki-laki dan bidadari-bidadari saja yang menjadi penduduk surga? Bagaimana istri-istri mukminin didunia, wanita-wanita penduduk bumi?

Istri-istri kaum mukminin yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya tetap akan menjadi pendamping suaminya kelak disurga dan akan memperoleh yang sama dengan yang diperoleh penduduk surga lainnya. Tentunya sesuai dengan amalnya selama didunia. Tentunyj setiap wanita muslimah ingin menjadi ahli surga. Pada hakikatnya wanita ahli surga.

Sumber: Dudung Net.

Tinggalkan sebuah Komentar

Nabi Muhammad SAW Model Yang Ideal (1/2).

Oleh: Masagus A Fauzan SQ S.Sos.I
Pengurus Yayasan Kiai Marogan

Sosok Nabi Muhammad SAW sangat gamblang dalam sorotan sejarah. Tidak ada bagian hidupnya yang remang-remang sebagaimana Nabi terdahulu atau tokoh dunia lainnya. Banyak orang tertarik pada ajaran beliau karena pribadinya yang menarik. Tutur katanya sulit ditolak akal sehat dan hati yang jujur. Ia hanya berkata yang benar dan bila berjanji ia selalu memenuhinya. Dan ia memuji orang jujur dan yang memenuhi janji.

Bahkan di mata penduduk Quraisy sendiri, sejak remaja Nabi Muhammad SAW sudah mereka kenal sebagai sosok remaja Al-Amin (jujur, dapat dipercaya). Tatkala pembesar Quraisy akan memasang Hajarul Aswad ditempatnya terjadi pertengkaran untuk menentukan klan mana yang akan mendapatkan kehormatan memindahkannya.

Akhirnya mereka sepakat menyerahkan keputusan itu kepada Muhammad karena mereka telah mengenalnya sebagai seorang yang bijak dan adil. Muhammad lalu mengambil kain, meletakan batu ini diatasnya dan mengajak semua anggota klan memegang pinggir kain itu, mengangkatnya bersama-sama ke pojok timur sampai ke “lobang” yang disiapkan. Setelah itu ia memegang batu itu dan memasukkan ketempatnya.

Tatkala ia menerima wahyu pada umur 40 tahun, wahyu pertama yang diturunkan adalah perintah Allah agar manusia membaca dan menulis. Di bagian lain ia membacakan ayat Al-Qur’an yang menegur manusia agar berpikir, berkontemplasi dan mengamati alam ciptaan-Nya. Kemudian Allah SWT mengagungkan manusia sebagai makhluk yang berakal dam menegurnya dengan kata-kata “Hai pemilik akal.” Di bagian lain Allah mengatakan bahwa hanya orang berilmulah yang benar-benar bertakwa kepada-Nya.

Rasulullah SAW juga menganjurkan umatnya agar mengejar ilmu walau harus menyusul sampai ke negeri Cina sekalipun. Dalam kehidupan rumah tangga cara hidupnya bersahaja. Beliau membantu pekerjaan rumah, menisik baju, mendandani sandal, menimba air, mencuci pakaian atau memerah susu kambing sembari tetap menjadi penggembala. Pribadi beliau mampu menaklukkan hati kawan dengan cinta kasih dan kelembutan budi serta menggentarkan lawan karena semangat dan strategi tempurnya yang sangat tinggi dan piawai.

Selain seorang Rasul, beliau adalah model ideal bagi siapa saja, termasuk orang yang ingin membina persahabatan, pendidik atau belajar.

Menurut M Quraish Shihab, Nabi SAW dipanggil dengan sapaan sahabat di dalam surah An-Najm ayat 2, untuk mengingatkan kepada bahwa Nabi SAW adalah sahabat kita yang sejati. Yang disaat akhir sakaratul mautnya masih memikirkan nasib umatnya dengan bisikan; ummati (ummatku) ummati (ummatku). Kendati mereka baru lahir di dunia ribuan tahun sesudahnya.

Salah satu bagian dari misi rahmat beliau adalah menjadi sahabat yang paling baik bagi setiap orang. Nabi Muhammad SAW adalah orang yang sangat melayani hak-hak sahabatnya dengan perkataan dan perbuatan. Beliau menjaga mulutnya dari perkataan yang menyakiti sahabatnya, beliau menjaga rahasia para sahabatnya, beliau tidak memanggil para sahabat dengan panggilan yang mereka tidak sukai, beliau membantu meringankan beban sahabatnya dan sebagainya.

Rasulullah SAW di utus sebagai rahmat bagi semesta alam. Dari diri beliau memancar kasih sayang yang akan dirasakan oleh semua, baik manusia, hewan, tumbuhan maupun semesta alam, baik yang mengenal beliau langsung maupun tidak langsung, baik pada zaman ketika beliau hidup maupun zaman sekarang dan hingga akhir zaman.

Melalui ayat-ayat Al-Qur’an beliau menyampaikan bahwa berbagai suku dan bangsa, lidah dan warna kulit diciptakan untuk saling kenal dan merupakan agen persahabatan. Yang paling mulia adalah yang paling bertakwa. Di satu kesempatan dalam perjalanan haji beliau berkata orang Arab tidak lebih mulia dari yang bukan Arab. Ummat manusia adalah ummat yang satu.

Suku-suku yang saling membunuh selama ribuan tahun telah bergabung dalam agama perdamaian, keselamatan dan cinta kasih. Dengan di dahului Al-Qur’an yang dibawanya, ditulislah ratusan ribu buku dalam segala bidang ilmu ditengah bangsa yang selama ribuan tahun tidak pernah menulis dan membaca sebuah buku apapun.

Tinggalkan sebuah Komentar

Nabi Muhammad SAW Model Yang Ideal (2/2).

Sangatlah pantas kalau Michael H Hart, seorang penulis biografi ternama asal Amerika menulis sebuah buku “The 100, a Ranking of the Most Influential Persons in Histori/Seratus Tokoh Dunia yang Paling berpengaruh.” Michael Hart menempatkan Nabi Muhammad SAW dalam urutan pertama. Diantara argumen yang di kemukakan Muhammad terlahir dan tumbuh sebagai yatim piatu dan miskin.

Namun dia berhasil mewariskan kekuatan politil, peradaban dan mampu mengubah padang pasir tandus dengan tradisi sosialnya yang rusak menjadi pusat dan sumber pencerahan dunia yang gerakan serta pengikutnya masih terus berkembang sampai sekarang.

Tidak diragukan lagi bahwa Nabi Muhammad SAW pribadi yang paling cemerlang dalam sejarah bangsa Arab. Dalam dirinya terhimpun berbagai sifat yang tidak dimiliki oleh siapapun, baik pribadi sebagai seorang pembawa risalah kebenaran, panglima perang, pimpinan negara, ekonom terkemuka, orator ulung, guru favorit bagi sahabatnya atau murid pembelajar dari Dzat Yang Maha Alim, berilmu.

Sriwijaya Post/Opini

Komentar (1)

Wallpaper Islami [02].

Makkah Wallpaper.
http://iwanlemabang.files.wordpress.com/2009/03/animation-welcome?w=480

http://iwanlemabang.files.wordpress.com/2009/03/makkah-paak-16.jpg?w=480

http://iwanlemabang.files.wordpress.com/2009/03/makkah_in_night.jpg?w=480

http://iwanlemabang.files.wordpress.com/2009/03/makkah_in_night.jpg

http://iwanlemabang.files.wordpress.com/2009/03/hajj.jpg?w=480

http://iwanlemabang.files.wordpress.com/2009/03/kabah.jpg?w=480

http://iwanlemabang.files.wordpress.com/2009/03/makkah1.jpg?w=480

http://iwanlemabang.files.wordpress.com/2009/03/makkah-16.jpg

http://iwanlemabang.files.wordpress.com/2009/03/makkah-017.jpg?w=480

http://iwanlemabang.files.wordpress.com/2009/03/makkah-014.jpg?w=480

http://iwanlemabang.files.wordpress.com/2009/03/makkah-015.jpg?w=480

Tinggalkan sebuah Komentar

Wallpaper Islami.

http://lemabang.files.wordpress.com/2008/11/allah.gif?w=480
   [267x358].

http://lemabang.files.wordpress.com/2009/03/islamic_art9.jpg?w=480
   [320x240].

http://lemabang.files.wordpress.com/2009/03/islamic_art13.jpg?w=480
   [320x240].

http://lemabang.files.wordpress.com/2009/03/islamic_art14.jpg?w=480
   [320x240].

http://lemabang.files.wordpress.com/2008/11/kaligrafi12.jpg?w=480
   [320x240].

http://lemabang.files.wordpress.com/2009/04/islamic-wallpaper-15.jpg?w=480
   [640x480].

http://lemabang.files.wordpress.com/2009/03/55649.jpg?w=480
   [320x240].

http://lemabang.files.wordpress.com/2009/03/visit_makkah.jpg?w=480
   [400x300].

http://lemabang.files.wordpress.com/2009/03/beauty_of_makkah.jpg?w=480
   [400x300].

http://iwanlemabang.files.wordpress.com/2009/03/madina_wallpapers.jpg?w=480
   [217x243].

Komentar (2)

Nature Wallpaper.

Beach Island Wallpaper
http://iwanlemabang.files.wordpress.com/2009/07/beach-island-wallpaper-1.jpg?w=480

Fall Of Autumn Leaves Wallpaper
http://iwanlemabang.files.wordpress.com/2009/07/fall-of-autumn-leaves-wallpaper-1.jpg?w=480

Fog Forest Wallpaper
http://iwanlemabang.files.wordpress.com/2009/07/fog-forest-wallpaper-1.jpg?w=480

Green Island Wallpaper
http://lemabang.files.wordpress.com/2009/03/green-island-wallpaper.jpg?w=480

Tinggalkan sebuah Komentar

Tulisan yang Lebih Tua »